Pengertian Waralaba

  • Whatsapp
Pengertian Waralaba

Warga Indonesia akhir-akhir ini sedang menggemari beberapa produk minuman mulai dari kopi, thai tea, hingga boba. Hal ini menjadikan bisnis beberapa produk tersebut terdengar menggiurkan. Beberapa tahun belakang, bisnis waralaba memang sedang berkembang pesat. Lalu, apa pengertian waralaba dan contohnya?

Pengertian Waralaba

Waralaba adalah suatu kerja sama tersistem dalam suatu bidang usaha untuk mengembangkan jaringan usaha tersebut melalui bagi hasil sesuai dengan kesepakatan. Waralaba (bahasa Inggrisnya franchising) berasal dari bahasa Perancis “franchise” yang memiliki arti hak atau kebebasan. Secara garis besar, waralaba adalah kesepakatan bisnis antara pemilik merek dagang dengan pemilik bisnis.

Read More

Waralaba diperkenalkan oleh Isaac Singer pada tahun 1850-an dengan mencoba meningkatkan distribusi penjualan mesin jahitnya dalam format bisnis waralaba, meski akhirnya kurang berhasil. Cara tersebut kemudian diikuti oleh pemilik merek dagang Coca Cola bernama John S. Pemberton. Anda bisa melihat hasilnya sampai saat ini merek dagang tersebut masih sukses di pasaran.

Sistem waralaba di Indonesia dikenal sekitar tahun 1950-an yang digunakan oleh dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Kemudian berlanjut kepada pemerintah Indonesia yang memayungi bisnis waralaba dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) no. 42 tahun 2007 tentang waralaba.

Sistem waralaba memiliki istilah Franchisor. Ini adalah suatu badan usaha atau perorangan yang memiliki konsep, merek, dan produk yang dikuasai olehnya, dikembangkan serta diberikan melalui sebuah kontrak perjanjian kerja sama. Singkat kata, Franchisor merupakan pemilik merek dagang atau produsen.

Waralaba juga dikenal dengan istilah Franchisee. Istilah ini adalah suatu badan usaha atau perorangan yang mendapatkan hak untuk memproduksi konsep dari Franchisor sesuai dengan kontrak perjanjian yang disepakati bersama.

Franchisee merupakan perusahaan independen Franchisor. Oleh karena itu, Franchisee diminta berkomitmen untuk menghormati setiap konsep dan peraturan dari Franchisor.

Contoh Waralaba

Di Indonesia sendiri bisnis waralaba menjamur di berbagai tempat. Terutama waralaba pada bidang makanan ringan. Hal ini karena bidang makanan ringan paling sering dikonsumsi masyarakat sebagai camilan dalam berbagai kegiatan. Meningkatnya permintaan terhadap makanan ringan, menjadikannya peluang usaha yang menguntungkan bagi pelaku bisnis waralaba.

Waralaba yang sudah berkembang pesat di Indonesia dan sangat menguntungkan di bidang makanan, seperti merek dagang CFC, Red Crispy, Sapo Oriental, Wong Solo, dan beragam merek-merek dagang lainnya.

Waralaba yang tak kalah berkembang pesat di Indonesia adalah waralaba berbentuk retail mini outlet. Contoh yang paling mudah dan bisa dijumpai di berbagai daerah adalah Indomaret, Alfamart, Yomart, dan lainnya.

Waralaba berdasarkan pengertiannya terbagi menjadi dua jenis. Berikut adalah pengertian dari jenis waralaba.

  1. Waralaba Luar Negeri

Merupakan jenis usaha yang pemilik merek dagangnya berasal dari luar negeri dan sudah lebih dahulu berkembang di sana. Jenis waralaba ini paling banyak disukai karena sistem kerja sama dan manajemennya sudah jelas. Merek yang diperdagangkan juga sudah banyak dikenal dan diterima masayarakat dunia

Waralaba luar negeri yang sudah lama berkembang di Indonesia bahkan seluruh dunia adalah merek dagang Coca Cola yang terkenal dengan minuman bersoda. Lalu ada merek dagang KFC dengan ayam goreng super renyahnya, Mc Donalds dengan burgernya, dan kopi Starbucks.

  1. Waralaba Dalam Negeri

Merupakan jenis usaha yang pemilik merek dagangnya berasal dari dalam negeri. Contoh waralaba berkembang belakangan ini adalah merek dagang Janji Jiwa yang menjual beragam minuman kopi. Ada juga beberapa outlet oleh-oleh kekinian dalam satu manajemen seperti Medan Napoleon dan Bandung Makuta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *