Pengertian Topologi Jaringan dan Macam-macamnya

  • Whatsapp
Pengertian Topologi Jaringan dan Macam-macamnya
Pengertian Topologi Jaringan dan Macam-macamnya

Saat ini, Anda dapat dengan mudah menemukan komputer di berbagai tempat. Hal ini karena komputer telah menjadi suatu kebutuhan dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan. Biasanya di suatu tempat seperti warnet ataupun lab komputer Anda menemui komputer yang terhubung satu dengan yang lainya menggunakan pola tertentu.

Menghubungkan komputer dengan komputer lain inilah yang dinamakan topologi jaringan. Mungkin banyak dari Anda yang belum mengetahui  pengertian topologi jaringan dan macam-macamnya karena memang istilah ini masih asing diketahui oleh beberapa orang.

Apasih kira-kira pengertian topologi jaringan?

Topologi jaringan adalah cara atau konsep yang digunakan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain dalam satu tempat atau ruangan. Penghubungan jaringan komputer ini akan didasarkan pada hubungan geometris. Hubungan tersebut terjadi pada unsur dasar dari penyusun jaringan seperti node, link, serta station.

Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika ingin melakukan topologi jaringan dalam menghubungkan jaringan komputer. Beberapa hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan agar tidak merugikan Anda dikemudian hari. Hal tersebut yakni tujuannya, biaya yang diperlukan, skala jaringan serta penggunaan.

Macam-macam Topologi Jaringan Komputer

Terdapat beberapa jenis topologi jaringan komputer yang sering digunakan oleh berbagai pihak. Berikut adalah jenis-jenisnya.

1. Topologi Jaringan Star

Seperti namanya, topologi ini berbentuk seperti bintang. Jenis topologi ini memiliki banyak keunggulan seperti kemudahan dalam menambahkan komputer pada jaringan ini tanpa harus mengganggu aktivitas jaringan yang berlangsung.

Selain itu, jika terdapat komputer yang rusak tidak akan mengganggu kinerja komputer lainnya. Namun meskipun demikian tipe topologi ini cenderung membutuhkan lebih banyak kabel.

Namun, topologi ini juga memiliki beberapa kekurangan seperti kegagalan fungsi jaringan ketika terdapat kegagalan hubungan saat memasang. Ditambah dengan terbatasnya jumlah terminal serta kinerja jaringan rentan melambat jika lalu lintas data padat.

2. Topologi Jaringan Bus

Jenis topologi jaringan bus merupakan yang paling populer dan banyak digunakan dibandingkan dengan topologi lainnya. Namun seiring berjalannya waktu tipologi ini semakin jarang digunakan. Topologi bus merupakan jenis pertama yang digunakan untuk menghubungkan jaringan antar komputer.

Masih banyak kelemahan yang terdapat pada topologi bus ini. Topologi bus ini dalam penggunaanya membutuhkan beberapa terminal yang digunakan untuk menghubungkan setiap komputer.

Sehingga ketika terdapat kerusakan pada salah satu bagian makan seluruh komputer yang terhubung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut terselesaikan.

Tetapi meskipun demikian, topologi bus juga memiliki berbagai kelebihan yakni biaya yang dibutuhkan relatif lebih rendah, jika ingin menambahkan jangkauan jaringan maka prosedur yang dibutuhkan juga tidak rumit.

3. Topologi Jaringan Ring

Topologi ini sering digunakan pada jaringan yang memiliki daya pakai yang tinggi seperti di perusahaan. Hal ini karena topologi ring beberapa  titik yang berfungsi sebagai repeater. Repeater ini secara otomatis akan memperkuat sinyal di sepanjang sirkulasi. Sehingga topologi ini sangat cocok untuk jaringan yang membutuhkan bandwidth.

Kelebihan lain topologi ini adalah relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot. Namun, kekurangan topologi ini terletak pada kerumitan yang ada saat pemasangannya. Ditambah dalam pemeliharaannya, topologi ini membutuhkan biaya yang besar.

4. Topologi Jaringan Mesh

Topologi mesh merupakan tipologi yang dihasilkan dari penggabungan antara topologi ring dan star. Kelebihan yang dimiliki  tipologi ini adalah setiap perangkat komputer  dapat berkomunikasi langsung antara satu dengan yang lainnya.

Selain memiliki keunggulan, topologi ini juga memiliki beberapa kekurangan.  Kekurangan topologi ini seperti tingginya biaya yang dibutuhkan untuk perawatan serta pemasangan instalasi yang rumit dan sulit.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *