Pengertian Protein dan Tingkatan Strukturnya

  • Whatsapp

Tubuh membutuhkan berbagai zat untuk bisa menjalankan metabolisme dengan baik. Salah satu zat utama yang dibutuhkan tubuh yaitu protein. Kandungan protein bisa ditemukan pada berbagai jenis makanan yang biasanya dikonsumsi seperti  telur, daging, tahu, tempe dan lain sebagainya. Dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi, maka Anda bisa memelihara kesehatan tubuh.

Pengertian Protein

Protein adalah jenis senyawa organik yang terdiri dari molekul tinggi berbentuk kompleks. Protein berasal dari kata ‘protos’ yang artinya paling utama. Dalam molekul protein mengandung hidrogen, oksigen, karbon, dan nitrogen. Protein memiliki peranan utama dalam pembentukan struktur sel pada makhluk hidup untuk pembentukan otot dan juga daging.

Berikut Tingkatan Struktur Protein

Protein memiliki tingkatan struktur yang berperan berbeda untuk pembentukan fungsinya sehingga bisa bermanfaat untuk tubuh. Apa saja tingkatan tersebut, berikut penjabarannya.

1. Struktur Primer

Struktur ini terbentuk dari asam amino yang terhubung melalui ikatan peptida. Struktur ini akan berpengaruh besar pada fungsi protein secara menyeluruh.

2. Struktur Sekunder

Struktur ini terbentuk atas rangkaian struktur amino yang terjadi akibat ikatan hidrogen yang terjadi pada struktur primer.

3. Struktur Tersier

Struktur tersier terbentuk akibat proses penggabungan jaringan sekunder yang berbentuk gumpalan.

4. Struktur Kuartener

Struktur ini merupakan lapisan terakhir dalam pembentukan protein. Bentuk dari struktur ini bisa langsung dilihat pada berbagai bahan makanan yaitu enzim Rubisco maupun Insulin.

Sifat-sifat Protein

Protein memiliki struktur yang berbeda dengan zat yang lainnya. Untuk lebih memahami unsur protein secara lebih detail, Anda juga perlu mengetahui bagaimana sifatnya. Berikut informasinya

  • Dapat mengalami proses koagulasi jika dicampur bersama dengan zat yang bersifat basa atau asam.
  • Tidak larut di dalam air karena memiliki ukuran molekul yang besar.
  • Dapat mengalami kerusakan jika dipanaskan. Kerusakan bisa terjadi dari lapisan tersier hingga premiernya.
  • Memiliki sifat amfoter karena di dalam protein terkandung ion zwitter. Jika telah sampai pada titik isoelektriknya, zat protein akan mengalami koagulasi. Pada saat itulah protein bisa dipisahkan dengan zat pelarutnya.

Fungsi Utama Protein untuk Tubuh

Protein merupakan salah satu zat penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk proses pembentukan sel baru. Sel yang rusak di dalam tubuh harus diganti agar bisa bekerja dengan lebih optimal untuk menjalankan fungsinya. Selain itu terdapat beberapa fungsi protein yang lainnya, berikut informasinya.

1. Membentuk Anti Bodi

Protein akan membentuk sel yang akan berperan sebagai antibodi yang bisa mengidentifikasi virus ataupun bakteri yang menyerang tubuh. Nantinya gangguan tersebut akan dikurung di dalam tubuh hingga dimatikan oleh sel darah putih.

2. Sebagai Sumber Energi

Bukan hanya karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan protein tinggi bisa merawat fungsi jaringan yang dibutuhkan oleh tubuh. Kelebihan zat protein yang ada di dalam tubuh akan dikonversi sebagai cadangan makanan.

3. Pembentuk Enzim

Enzim merupakan zat yang bersifat biokatalis. Bagian utama dari molekul enzim adalah apoenzim yang merupakan bagian dari molekul protein. Dengan adanya protein, maka reaksi pembentukan enzim tersebut bisa berjalan dengan lebih cepat.

4. Pengatur Reaksi Kimia di dalam Tubuh

Protein bisa berperan untuk mengikat hemoglobin serta mengangkut oksigen yang terdapat pada darah. Hemoglobin akan berperan untuk melepaskan kandungan oksigen ke seluruh jaringan pada tubuh manusia.

5. Pengendali Sistem Pertumbuhan

Protein berperan sebagai zat pondasi dalam sistem pertumbuhan manusia. Hal tersebut terjadi karena protein mampu memelihara jaringan tubuh mulai dari bagian kulit, mata, otot rambut dan lain sebagainya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *