Pengertian Penyakit Menurut Para Ahli

  • Whatsapp
Pengertian Penyakit Menurut Para Ahli

Penyakit memang menjadi permasalahan yang menyerang tubuh manusia. Sehingga manusia akan mengalami penurunan produktivitas. Penyakit dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti adanya virus, bakteri, kuman, jamur, dan lain sebagainya yang menyebabkan berbagai jenis penyakit dan tentunya memberikan gejala yang berbeda bagi tubuh manusia.

Penyakit juga dapat dibedakan menjadi penyakit kronis dan penyakit ringan yang menyerang manusia. Oleh karena itu, marilah mengenal dan memahami terlebih dahulu pengertian penyakit menurut para ahli yang akan dijelaskan di bawah ini.

Pengertian Penyakit Menurut Para Ahli

Setiap orang pasti pernah terserang penyakit, beberapa faktor penyebabnya juga tidak jauh dari pola hidup yang dilakukan setiap harinya. Meski begitu, sudahkah Anda memahami pengertian penyakit? Oleh karena itu penjelasan lengkap terkait pengertian penyakit menurut para ahli akan lebih dijelaskan secara detail melalui poin-poin di bawah ini.

1. Azizan Haji Baharuddin

Pengertian penyakit menurut Azizan Haji Baharuddin adalah adanya kerusakan keseimbangan pada tubuh atau inang. Sehingga fungsi tubuh tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kerusakan inilah yang membuat perubahan yang terjadi pada tubuh sehingga tidak dapat beraktivitas seperti biasanya.

2. DR. Eko Dudiarto

  1. Eko Dudiarto mengatakan bahwa penyakit merupakan mekanisme adaptasi suatu organisme yang tersendat sehingga beraksi. Aksi ini dilakukan secara tepat terhadap setiap rangsangan yang menimbulkan berbagai kesalahan yang berpengaruh terhadap struktur organ dan sistem pada tubuh manusia.

3. Wahyudin Rajab, M. Epid

Menurut Wahyudin Rajab, M. Epid mengatakan bahwa penyakit memiliki 2 sifat. Sifat pertama yaitu keadaan yang bersifat objektif, sedangkan sifat yang kedua berupa rasa sakit dari keadaan yang bersifat subjektif. Dalam hal ini setiap manusia pasti mengalami dampak dari adanya penyakit yang ditimbulkan. Setiap orang memiliki cara untuk mengatasi rasa sakitnya sendiri.

4. DR. Beate Jacob

Pengertian penyakit menurut DR. Beate Jacob adalah adanya penyimpangan. Tidak hanya perilaku manusia saja yang mengalami penyimpangan, begitu juga dengan organ dalam yang ada pada tubuh. Adanya ketidakharmonisan ini mengakibatkan permasalahan psikologis berkaitan dengan respon yang dimunculkan oleh tubuh.

5. Kathleen Meehan Arias

Kathleen Meehan Arias mendefinisikan penyakit sebagai rasa sakit yang memiliki 2 sifat. Sifat penyakit yang pertama adalah adanya tanda dan sifat yang kedua yaitu adanya perubahan anatomi yang konsisten. Kedua sifat ini pada dasarnya merupakan kriteria dari sebuah penyakit yang diketahui melalui agen atiologik.

6. Elizabeth J. Crown

Elizabeth J. Crown mendefinisikan penyakit sebagai berkumpulnya semua respon atas aktivitas yang tidak normal dalam tubuh. Padahal setiap manusia memiliki toleransi yang berbeda atas sebuah perubahan yang terjadi dalam tubuh. Ada atau tidak adanya toleransi ini yang disebut sebagai penyakit karena adanya kumpulan respons yang tidak normal.

7. Thomas Timmreck

Thomas Timmreck mendefinisikan penyakit sebagai keadaan yang menyerang salah satu fungsi pada tubuh. Sehingga menyebabkan tubuh tidak bekerja secara optimal dan menyebabkan disfungsi. Dalam hal ini gangguan terhadap tubuh manusia ini mengganggu aktivitas seseorang yang mengalaminya.

8. Munadjad Iskandar

Pengertian penyakit menurut Munadjad Iskandar adalah kejadian alam yang pasti dialami oleh setiap tubuh. Proses ini harus dijalani dan dihadapi tanpa harus dijauhi. Penyakit akan sembuh apabila diobati dan dirawat dengan penuh kesabaran. Sehingga tidak perlu memusuhi sebuah penyakit yang muncul pada tubuh manusia.

9. George Pickett & John J. Hanlon

George Pickett & John J. Hanlon mengartikan penyakit sebagai adanya aktivitas mikroorganisme yang berperang dengan sistem imun tubuh. Pada dasarnya setiap tubuh makhluk hidup memiliki sistem kekebalan yang memiliki kekuatan yang berbeda satu sama lain. Kekuatan dari penyakit yang terlalu kuat akan mengalahkan imun dalam tubuh manusia.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *