Pengertian Pembangunan Ekonomi

  • Whatsapp
Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi menjadi kajian keilmuan pasca perang dunia kedua. Sebelumnya pembahasan mengenai pembangunan ekonomi termasuk dalam agenda pembangunan nasional suatu negara. Agar lebih jelas dan paham, berikut uraian mengenai pengertian pembangunan ekonomi dan teori dalam pembangunan ekonomi.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Sebelum dekade 1960-an, definisi pembangunan ekonomi adalah kemampuan ekonomi nasional dari keadaan ekonomi mula-mula relatif statis selama jangka waktu cukup lama untuk menaikkan dan mempertahankan laju pertumbuhan GNP (pendapatan nasional) hingga mencapai angka 5 hingga 7 persen atau lebih per tahun.

Todaro dan Smith berpendapat bahwa pembangunan ekonomi suatu negara dikatakan berhasil apabila memenuhi nilai pokok ini, yaitu, (1) berkembangnya kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya; (2) meningkatkan rasa harga diri masyarakat sebagai manusia; dan (3) meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memilih.

Berdasarkan ketiga nilai pokok tersebut, pembangunan ekonomi adalah setiap kegiatan yang dilakukan suatu negara sehingga menyebabkan kenaikan pendapatan per kapita jangka panjang hingga kegiatan ekonomi, dan taraf hidup masyarakat perbaikan sistem kelembagaan mengalami perubahan ke atas.

Ddapat ditarik kesimpulan bahwa pembangunan ekonomi mempunyai unsur-unsur pokok dan sifat sebagai berikut.

  1. Suatu proses perubahan yang terjadi secara kontinyu.
  2. Usaha untuk meningkatkan pendapatan per kapita.
  3. Peningkatan pendapatan per kapita itu harus terus berlangsung dalam jangka panjang.
  4. Perbaikan sistem kelembagaan di segala bidang (misalnya ekonomi, politik, hukum, sosial, dan budaya). Sistem kelembagaan ini bisa ditinjau dari aspek perbaikan di bidang aturan main, baik aturan formal maupun informal,dan organisasi yang mengimplementasikan aturan main tersebut.

Pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi dari segi definisi dan penggunaan jelas berbeda. Pertumbuhan ekonomi tidak menyangkut apakah kenaikan pendapatan per kapita itu lebih besar atau lebih kecil dari tingkat pertumbuhan penduduk. Serta struktur ekonomi dan perbaikan sistem kelembagaan terjadi perubahan atau tidak.

Di lain sisi, beberapa ekonom menyamakan kedua istilah tersebut. Khususnya pada keadaan ekonomi negara maju. Istilah pertumbuhan ekonomi digunakan untuk menyatakan perkembangan ekonomi negara maju, sedangkan pembangunan ekonomi dipakai untuk perkembangan ekonomi negara berkembang.

Teori dalam Pembangunan Ekonomi

Ekonom dalam menganalisis pembangunan ekonomi, menggunakan beberapa teori pendekatan, antara lain sebagai berikut.

1. Pendekatan Sosial Budaya

Pendekatan ini berdasarkan kajian bidang sosiologi, antropologi, dan sosial-psikologi, terkait tata sosial budaya dan perilaku masyarakat. Teori pertama disebut “Teori Perubahan Sosial” oleh Everette E. Hagen bahwa pembangunan ekonomi bertumpu pada perubahan tata sosial budaya masyarakat.

Kedua, teori dualisme oleh J.H. Boeke, bahwa nilai-nilai sosial budaya menjadi unsur yang secara absolut mempengaruhi proses pembangunan.

Ketiga teori involusi dari Clifford Geertz bahwa pertambahan penduduk mendorong bertambahnya permintaan, meski pola produksi dan perekonomian tetap sehingga pendapatan per kapita cenderung turun.

Keempat, teori perubahan sosiologi dan proses pembangunan oleh Hoselitz. Teori ini menyatakan bahwa perubahan ekonomi dalam masyarakat dari satu sistem ekonomi (kapital agraris menjadi kapital komersial, industri atau supra industri) merupakan proses dinamika perubahan masyarakat.

2. Pendekatan Neo-Marxis dan Aliran Dependencia

Pendekatan ini berdasarkan teori surplus mengenai eksploitasi terhadap kaum buruh dan dialektika sebagai faktor perkembangan sosial masyarakat. Pendekatan neo-marxis digunakan oleh Paul Baran dalam teori potential surplus bahwa negara dunia ketiga telah terperangkap pada sistem kapitalisme dunia.

Aliran dependencia terbagi dua yaitu, aliran kiri garis keras (radikal) dimotori oleh Gunder Frank dan aliran kiri reformis moderat digerakkan oleh Cardoso dan Faletto. Aliran dependencia menyatakan rakyat negara dunia ketiga mengalami ketergantungan dengan negara kaya sebagai akibat imperialisme yang berlangsung berabad-abad pada masa lalu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *