Pengertian Literatur dan Jenis-Jenisnya

  • Whatsapp

Sumber informasi atau bukti sering dikategorikan sebagai “literatur”. Dari tulisan-tulisan peradaban kuno seperti Mesir dan Cina hingga filsafat dan puisi Yunani, dari epos Homer hingga drama William Shakespeare, dari Jane Austen dan Charlotte Bronte hingga Maya Angelou, literatur telah memberikan wawasan dan konteks ke seluruh dunia.

Pengertian Literatur

Literatur adalah karya-karya tertulis yang memiliki keunggulan artistik dan mengekspresikan gagasan yang bersifat permanen atau universal, yang sering dijadikan sebagai acuan/pedoman dalam berbagai hal, terutama dalam dunia pendidikan. Literatur dapat berupa buku, puisi, drama, fiksi/nonfiksi, jurnal, lagu, dll.

Jenis-Jenis Literatur

Secara umum, literatur dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu berdasarkan lokasi penempatan, berdasarkan asal dan berdasarkan sifat. Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya.

1. Berdasarkan Lokasi Penempatan

  • Koleksi Umum

Koleksi umum adalah literatur dari berbagai macam buku yang memuat materi untuk segala usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, yang biasanya disusun di rak perpustakaan berdasarkan format dan/atau berdasarkan topik/konten. Singkatnya, koleksi umum adalah sumber bahan bacaan untuk umum, seperti serial komik, buku tentang budidaya tanaman, novel remaja, puisi, cerita rakyat tradisional, dll.

  • Koleksi Referensi

Koleksi referensi adalah jenis literatur yang mencakup sejumlah besar informasi tentang disiplin ilmu, yang sering digunakan pembaca (terutama kalangan pelajar) untuk mendapatkan jawaban tentang berbagai macam pertanyaan. Contohnya adalah atlas, kamus, direktori, ensiklopedi, dan sebagainya.

2. Berdasarkan Kedekatan Sumber atau Asal

Literatur Primer

Literatur primer adalah jenis literatur yang menyajikan hasil penelitian asli dalam format seperti artikel, cetakan artikel pra-publikasi, dan proses konferensi. Sumber-sumber dalam kategori ini, kemungkinan besar berupa artikel jurnal ilmiah dan akademis, yang biasanya mencakup:

  • Menjelaskan satu proyek penelitian atau studi
  • Sebuah pengenalan dengan pernyataan dari tujuan penelitian
  • Bagian yang merinci bagaimana penelitian tersebut dilakukan (dengan informasi yang cukup agar peneliti lain bisa meniru).
  • Menjelaskan data yang dikumpulkan, termasuk diagram atau grafik dan analisis statistik.
  • Bagian diskusi yang menafsirkan hasil dalam konteks tujuan penelitian.
  • Berisi nama-nama ilmuwan yang bekerja pada proyek tersebut dan mengarahkan Anda ke artikel terkait yang dikutip dalam daftar pustaka.

Literatur Sekunder

Literatur sekunder adalah dokumen atau sumber-sumber yang diterbitkan untuk menafsirkan, mengevaluasi, menganalisis atau membahas informasi yang awalnya disajikan di dalam artikel-artikel primer. Sumber-sumber ini hadir dalam berbagai bentuk, seperti buku akademik, artikel jurnal, dokumenter, biografi, anotasi atau komentar tentang sumber-sumber primer, buku pelajaran, dan artikel majalah.

Sumber lain seperti pedoman praktik dan ringkasan topik pakar biasanya juga dianggap sekunder, meskipun beberapa ahli berpendapat bahwa mereka tersier karena merujuk sumber-sumber primer dan sekunder.

Literatur Tersier

Literatur tersier adalah sumber yang mengindeks, abstrak, mengatur, menyusun, atau mencerna sumber lain. Sumber tersier biasanya tidak dikreditkan ke penulis tertentu. Beberapa bahan referensi dan buku teks dianggap literatur tersier ketika tujuan utamanya adalah untuk membuat daftar, meringkas, atau mengemas ulang ide atau informasi lain. Contoh lainnya termasuk bibliografi dan disertasi (paparan diskusi).

3. Berdasarkan Sifatnya

  • Dokumen Tekstual

Seperti namanya, dokumen tekstual adalah literatur yang berisi teks tertulis yang menyajikan atau mengkomunikasikan narasi atau tabel data yang membentuk laporan, memorandum, surat, artikel, dll.

  • Dokumen Non-Tekstual

Dokumen non-tekstual adalah sumber-sumber yang berisi informasi dalam bentuk gambar, suara, foto, video, atau apapun yang selain berupa teks.

  • Dokumen Campuran

Dokumen campuran adalah literatur gabungan antara dokumen tekstual dan non-tekstual. Literatur jenis ini hanya bisa dibuat setelah dokumen tekstual dan non-tekstual diterbitkan. Contohnya adalah diagram, ilustrasi grafis, flowchart, grafik, histogram, peta, piktograf, dll.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *