Pengertian Laba

  • Whatsapp
Pengertian Laba

Masyarakat pasti sudah tidak asing dengan kata laba. Laba sering disebut dengan keuntungan. Setiap perusahaan yang ada di dunia ini pasti bertujuan untuk mendapatkan laba. Perkembangan dari suatu perusahaan bergantung pada laba yang dihasilkan. Tetapi apakah Anda sudah memahami betul tentang laba? Berikut adalah pengertian, unsur dan jenis laba.

Pengertian Laba

Laba adalah alat ukur keberhasilan suatu individu atau perusahaan dalam manajemen usaha yang dijalankannya, disebut juga dengan profit. Laba merupakan selisih positif antara pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan penjualan produk dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Sedangkan menurut beberapa ahli laba definisi laba yaitu:

1. Zaki Baridwa

Laba didefinisikan oleh Zaki Baridwa sebagai kenaikan modal yang terjadi karena transaksi dari suatu badan usaha yang mana transaksi tersebut akan mempengaruhi badan usaha tersebut dalam satu periode.

2. M. Nafarin

Beliau mendefinisikan laba sebagai perbedaan antara total pendapatan dengan pengeluaran yang digunakan dalam periode tertentu.

3. Charles Thomas Horngren

Laba disebut juga dengan keuntungan bersih yang merupakan keuntungan yang didapat dari kelebihan total pendapatan yang sudah dikurangi dengan total beban.

4. Abdul Halim dan Bambang Supomo

Laba adalah selisih antara pendapatan dan pengeluaran yang harus dipertanggungjawabkan rinciaannya.

5. Maryanne M. Mowen dan Don R. Hansen

Laba merupakan pendapatan dari suatu badan usaha yang telah dikurangi biaya operasionalnya seperti pajak, biaya penelitian, biaya pengembangan, biaya tenaga kerja, dan lain-lain. Disajikan ke dalam sebuah laporan yang membandingkan pendapatan dan pengeluaran, disebut dengan laporan laba-rugi.

Karakteristik Laba

  • Didapatkan dari transaksi yang benar-benar terjadi
  • Merupakan sebuah prestasi dari sebuah perusahaan pada periode tertentu
  • Didasarkan pada perbandingan pendapatan dan biaya yang dikeluarkan secara relevan
  • Membutuhkan pemahaman definisi dan pengukuran dalam penentuan laba
  • Membutuhkan pengukuran biaya historis agar diketahui jumlah pendapatan

Unsur-Unsur Laba

  1. Pendapatan atau revenue merupakan hasil yang didapatkan suatu badan usaha setelah melakukan kegiatan bisnis.
  2. Beban atau expense merupakan pengeluaran yang digunakan untuk mendapatkan atau mencapai tujuan yang diinginkan, digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional perusahaan.
  3. Biaya atau cost merupakan seluruh pengorbanan yang dinyatakan dengan nominal uang dilakukan untuk melaksanakan proses produksi baik yang telah terjadi atau akan terjadi.
  4. Untung (profit) dan Rugi  (loss) merupakan apa yang akan didapat nantinya saat akhir dari suatu periode setelah total pendapatan dikurangi biaya dan beban. Dimana keuntungan merupakan kenaikan aktiva bersih dari transaksi perusahaan dan kerugian  adalah penurunan aktiva dari transaksi tambahan.
  5. Penghasilan atau income merupakan hasil akhir yang didapatkan dari total pendapatan yang telah dikurangi dengan beban dan biaya pada suatu periode tertentu.

Jenis Laba

Oleh Zaki Baridwan laba dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

1. Laba kotor

Laba ini didapatkan dari total hasil penjualan bersih dikurangi HPP atau Harga Pokok Penjualan dan belum dikurangi dengan biaya operasional produksi.

2. Laba bersih operasional

Setelah mendapatkan laba kotor akan diperoleh laba bersih operasional yaitu dengan mengurangi jumlah laba kotor dengan seluruh biaya yang digunakan dalam operasional produksi perusahaan.

3. Laba bersih sebelum pajak

Didapatkan dari laba bersih operasional dikurangi ataupun ditambah dengan biaya tambahan dan selisih pendapatan, dan belum dikurangi biaya pajak.

4. Laba bersih setelah pajak

Laba ini merupakan keuntungan bersih perusahaan, dihitung dengan laba bersih sebelum pajak dikurangi dengan pajak dan dapat ditambah dengan biaya non operasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *