Pengertian Karakter Menurut Pendapat Para Ahli

  • Whatsapp
Pengertian Karakter Menurut Para Ahli
Pengertian Karakter Menurut Para Ahli

Karakter sering diartikan sebagai watak atau sifat seseorang secara umum. Terkadang istilah “karakter” juga dipakai untuk menyebut tokoh dalam sebuah film maupun cerita. Biasanya karakter dibedakan menjadi dua jenis yaitu karakter baik dan karakter yang buruk. Penggolongan ini umum diberikan oleh masyarakat untuk menilai perilaku seseorang.

Karakter yang ada pada diri setiap orang terbentuk karena proses yang panjang selama hidupnya. Karakter bukan merupakan bawaan yang ada sejak seorang manusia lahir ke dunia, melainkan dibentuk karena beberapa faktor. Lingkungan dan pembelajaran yang didapat sangat memengaruhi pembentukan karakter seseorang. Karakter masih dapat diubah meskipun tidak mudah.

Pengertian Karakter Menurut Para Ahli

Para ahli di bidang psikologi telah melakukan berbagai penelitian dan memiliki pendapat tentang definisi karakter. Pendapat dari para pakar ini berbeda-beda namun memiliki sebuah inti yang sama.

  1. John C. Maxwell

Karakter adalah opsi yang dipilih oleh seseorang yang dapat menentukan sukses atau tidaknya orang tersebut dalam kehidupan. Karakter sangat penting dan derajatnya lebih tinggi daripada sekedar perkataan belaka.

Itulah pendapat Maxwell tentang karakter. John C. Maxwell adalah seorang penulis buku yang bertema kepemimpinan dari Amerika Serikat. Sudah banyak bukunya yang diterbitkan dan menjadi pedoman bagi para pelajar dan orang-orang yang mempelajari tentang leadership dan karakter.

  1. A. Wyne

Wyne merupakan seorang yang ahli dalam bidang karakter dan akademik. Salah satu pemikiran Wyne yang populer adalah tentang definisi karakter. Menurutnya, karakter adalah tekik dan cara yang ditempuh oleh seseorang untuk menerapkan nilai-nilai perbuatan positif dalam tindakan dan perbuatan sehari-hari.

  1. Kamisa

Karakter adalah sifat yang berkaitan dengan spiritual, adab, dan etika yang dipunyai oleh seseorang yang berbeda dan menjadi ciri khasnya. Watak setiap orang berbeda-beda sehingga membuatnya unik dan tidak ada yang menyamai. Inilah pengertian karakter yang diungkapkan oleh Kamisa dalam bukunya yang terbit tahun 1997.

  1. Doni Koesoema

Tahun 2007, Doni Koesoema menulis dan menerbitkan sebuah buku berjudul Pendidikan Karakter; Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Dalam buku tersebut Koesoema menyebutkan tentang pengertian karakter menurut pemikirannya.

Karakter adalah sebuah aksi atau teknik, watak, sifat, ciri khas yang dipunyai oleh seseorang bersumber pada pendidikan alami yang didapatkannya dari lingkungan di sekeliling orang tersebut.

  1. Walter Burns Saunders

Menurut Saunders, pengertian karakter adalah ciri perilaku yang ditunjukkan seseorang dengan jelas dan sifatnya unik atau berbeda. Perilaku dalam keseharian seseorang sangat dipengaruhi oleh karakter yang dimilikinya.

  1. Alwisol

Alwisol merupakan penulis buku yang berjudul Psikologi dan Kepribadian. Buku ini telah menjadi buku teks wajib yang dimiliki oleh mahasiswa psikologi. Dalam buku Psikologi dan Kepribadian, Awisol menjelaskan tentang pengertian karakter menurut pemikirannya.

Karakter adalah visualisasi perilaku yang ditunjukkan dengan memperlihatkan dan mengedepankan nilai, baik nilai yang positif maupun negatif dengan cara tersirat dan tersurat.

  1. Quraish Shihab

Quraish Shihab merupakan seorang intelektual di bidang agama islam yang terkenal di Indonesia. Shihab pernah mengungkapkan tentang pengertian dari karakter. Menurut pemikirannya, karakter adalah kumpulan pengetahuan dari pendidikan dan pengalaman yang pernah dialami oleh seseorang, kemudian membawanya pada keahlian dalam diri yang dapat menjadi tolok ukur untuk diwujudkan.

  1. Soemarno Soedarsono

Soemarno Soedarsono merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia. Semasa hidupnya, ia pernah menjelaskan tentang pengertian dari karakter. Menurut Soedarsono, karakter adalah kualitas yang sudah tertanam dalam diri seseorang, terbentuk melalui pengalaman, eksperimen, dan akibat dari lingkungan di sekitarnya kemudian berpadu dengan sifat yang sudah ada dalam diri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *