Pengertian Intervensi dan Beberapa Jenisnya

  • Whatsapp
Pengertian Intervensi
Pengertian Intervensi

Pernahkah Anda mendengar kata intervensi? Kata intervensi sendiri cukup identik dengan Negara Amerika Serikat. Pasalnya, intervensi umumnya digunakan pada negara-negara besar. Negara ini mempunyai kekuasaan atau kelembagaan di dunia yang sangat memberi pengaruh kepada negara lemah. Berikut informasi mengenai intervensi lebih lengkapnya.

Pengertian Intervensi

Intervensi adalah sebuah upaya mempengaruhi, mencampuri, atau mengendalikan kelompok lain yang dilakukan agar terwujudnya tujuan tertentu. Tujuan ini diharapkan terjadi pada kelompok yang ingin diintervensi.

Selain itu, terdapat pula pengertian intervensi yang dapat didefinisikan sebagai sebuah tindakan campur tangan dalam hal ekonomi, politik, maupun budaya pada negara lain. Namun, bukan berarti intervensi ini hanya menyangkut tentang kegiatan ikut campur yang berlebihan. Akan tetapi, terdapat pula tindakan intervensi yang didasarkan atas niat membantu atau menolong negara lain.

Adapun istilah intervensi yang sering kali dipakai dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya saja dalam bidang pemerintahan, politik, kesehatan, keperawatan, psikologi, pendidikan, dan masih banyak yang lainnya. Berikut ini beberapa pengertian intervensi berdasarkan bidang-bidangnya:

1. Intervensi Kesehatan

Merupakan sebuah tindakan logis yang dibuat demi kepentingan pasien. Contohnya seperti kolaborasi seorang perawat dan dokter yang dilakukan untuk memberikan perawatan terbaik pasien.

2. Intervensi Keperawatan

Yakni sebuah tindakan campur tangan perawat maupun dokter dalam membantu memberikan perawatan pada seorang pasien agar tercapainya kesembuhan.

3. Intervensi Pemerintahan

Merupakan tindakan campur tangan pemerintah atau penguasa atas konflik yang terjadi dari dua kelompok yang sedang bertikai dengan tujuan baik.

Jenis-jenis Intervensi

Berikut beberapa jenis intervensi yang bisa Anda ketahui:

1. Intervensi Berdasarkan Dampaknya

  1. Intervensi negatif yang merupakan campur tangan negara asing dengan maksud memanfaatkan produk dalam sebuah negara. Hal ini umumnya dilakukan oleh negara maju kepada negara lemah atau negara berkembang.
  2. Intervensi positif merupakan campur tangan negara atau lembaga dunia dengan maksud menegakkan keadilan. Misalnya adalah PBB sebagai organisasi perserikatan dunia internasional.

2. Intervensi Berdasarkan Jangkauannya

  1. Intervensi eksternal yakni tindakan campur tangan negara asing atas peperangan yang terjadi pada dua negara lainnya. Yakni dengan tujuan agar terjadinya perdamaian tanpa pembelaan satu sama lain.
  2. Intervensi internal yakni campur tangan negara asing dalam memberikan sebuah dukungan terhadap pihak tertentu atas pemberontakan kepada pemerintahan.
  3. Intervensi reprisal merupakan campur tangan sebuah negara yang dimaksudkan untuk membalas kerugian negara lainnya. Hal ini dilakukan dengan menimbulkan kerugian seperti melakukan blokade pada negara tersebut.

Bentuk-Bentuk Intervensi

Ada beberapa bentuk intervensi yang disebutkan oleh Kalevi J. Holsti. Adapun bentuk-bentuk intervensi tersebut meliputi:

1. Intervensi Diplomatik

Yakni adanya campur tangan diplomat untuk memberikan komentar yang memihak mengenai masalah politik dari sebuah negara dimana ia bertugas.

2. Intervensi Klasik

Merupakan campur tangan dengan melakukan kegiatan atau misi yang bersifat sangat rahasia. Misalnya saja seseorang yang melakukan penyuapan terhadap pejabat di sebuah negara agar melakukan apa yang diinginkan.

3. Intervensi Militer

Merupakan sebuah intervensi yang dilakukan dengan cara mengirimkan sekelompok militer. Hal ini demi menunjang kekuatan sebuah pemerintah yang memimpin ataupun memberi bantuan kepada kelompok yang melakukan pemberontakan.

4. Intervensi Kekuatan Militer

Yakni sebuah intervensi yang melibatkan kegiatan dengan lebih efisien, risiko yang lebih rendah, dan juga biaya yang lebih murah. Hal ini jika dibandingkan dengan pengiriman kekuatan militer ke sebuah tempat yang lainnya.

5. Intervensi Bawah Tanah

Intervensi ini yakni sebuah gerakan militer ataupun politik yang cukup terorganisir oleh negara asing dengan maksud agar dapat dimanfaatkan beberapa elemen yang diinginkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *