Pengertian Indikator Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya  

  • Whatsapp
Pengertian Indikator Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya  
Pengertian Indikator Menurut Para Ahli dan Jenis-Jenisnya  

Kata indikator merupakan kata yang tidak asing dan sering kita dengar dalam berbagai kesempatan. Untuk memahami arti indikator yang sebenarnya, mari kita lihat penjelasan mengenai pengertian indikator menurut para ahli. Hal itu dikarenakan ada banyak versi arti dari kata indikator tersebut.

Secara umum, indikator merupakan variabel kendali yang digunakan untuk mengukur perubahan pada suatu kegiatan tertentu. Dengan adanya indikator yang ditetapkan, maka akan meningkatkan kualitas dan kuantitas baik dalam suatu instansi pendidikan ataupun perusahaan.

Pengertian Indikator Menurut Para Ahli

Dalam indikator tidak selalu menjelaskan mengenai kondisi secara keseluruhan, akan tetapi lebih mendekati sebagai pemberi arahan atau indikasi keadaan secara keseluruhan sebagai suatu peramalan.

  1. WHO

Menurut WHO, bahwa indikator adalah variabel yang bisa dipergunakan untuk membantu pengukuran perubahan dalam suatu kegiatan tertentu, baik secara langsung atau tidak langsung.

  1. Wilson dan Sapanuchari

Indikator adalah kondisi yang terjadi secara tidak langsung. Seperti berat badan bayi atau massa yang sudah ditetapkan dengan usianya.

  1. Green

Menurut pendapat Green, Indikator adalah faktor yang menyampaikan kepada pengguna mengenai suatu kondisi tertentu, hal itu bertujuan untuk mengukur perubahan yang ditargetkan.

Jenis-Jenis Indikator

Indikator dikelompokkan menjadi 3 jenis. Sesuai dengan pengertian indikator menurut para ahli, berikut ini jenis-jenis indikator yang biasa diterapkan dalam kehidupan manusia sehari-hari.

  1. Indikator Pendidikan

Indikator ini biasa ditemui dan diterapkan dari seluruh instansi pendidikan yang ada dengan tujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam mencapai target pembelajaran. Tujuannya untuk menilai segala efektivitas pendidikan yang diberikan kepada murid dan digunakan sebagai kompetensi dasar yang sifatnya lebih spesifik.

Jadi dalam setiap materi pembelajaran yang diberikan akan diukur standar kompetensinya berdasarkan indikator yang telah ditetapkan. Selain itu, juga bisa digunakan untuk penilaian dalam melihat tingkat interpretasi dan penguasaan materi yang diberikan oleh pendidik.

Dalam proses perancangan indikator pendidikan harus di seimbangkan dengan visi misi instansi, karakteristik dan potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Jadi dengan adanya standar kompetensi yang sudah ditetapkan, maka diharapkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik.

  1. Indikator Kinerja

Konsep dari indikator kerja tidak jauh beda dari indikator penelitian. Masing-masing menggunakan objek yang berbeda. Dalam indikator kinerja tersebut, objeknya yaitu para pekerja atau karyawan. Dalam dunia kerja, indikator yang ditetapkan adalah kualitas kinerja dari setiap pekerja, seperti kedisiplinan, kualitas dan kuantitas kerja, kemandirian, keefektifitasan atau jenis parameter lainnya.

Maksud dari efektivitas disini adalah dari segi tingkat penggunaan dan pengelolaan sumber daya suatu perusahaan, bisa berwujud bahan baku, teknologi sampai dengan uang. Selain menggunakan metode matrik non finansial seperti disampaikan di atas, sebagian perusahaan menggunakan matrik finansial yang digunakan sebagai indikator untuk menilai kesuksesan organisasi.

  1. Indikator Penelitian

Secara keseluruhan dari jenis penelitian memiliki indikator yang telah dirancang dan digunakan sebagai tolak ukur dari kegiatan penelitian yang dilakukan.  Indikator yang paling sering digunakan di dalam sebuah penelitian ilmiah yaitu reklamasi, bioteknologi, lingkungan dan sebagainya. Jika dibandingkan jenis indikator lainnya, indikator penelitian sifat memiliki cakupan yang lebih luas.

Salah satu indikator yang paling populer dan sering digunakan sejak SMP adalah indikator asam basa. Indikator ini digunakan untuk mengamati basa pada sebuah larutan atau bentuk asam. Hal-hal penting yang perlu disiapkan untuk indikator asam seperti pH meter, kertas lakmus dan indikator universal.

Namun juga bisa menggunakan indikator alami yaitu bunga Hortensia karena memiliki kandungan senyawa antosianin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *