Pengertian Hacker dan Perbedaanya dengan Cracker

  • Whatsapp

Hacker sering kali menjadi ancaman bagi berbagai pihak, misalnya negara, perusahaan, universitas bahkan hingga akun pribadi seseorang. Peretas atau hacker biasanya menjadikan akun atau situs tertentu sebagai target karena adanya value berupa data atau informasi yang dianggap berharga bagi peretas tersebut.

Pengertian Hacker

Secara harfiah, hacker atau peretas adalah seseorang yang meretas sistem komputer tertentu untuk mengakses data atau informasi secara ilegal. Namun dewasa ini, peretas sering kali dianggap sebagai seorang yang melakukan peretasan terhadap sistem tertentu untuk memeriksa sistem keamanan dari situs tersebut.

Sifat Umum Hacker

Meskipun terdengar kurang baik, namun hacker ternyata memiliki acuan sifat tertentu yang menjadikannya berbeda dengan cracker, yaitu sebagai berikut:

  1. Meretas sebuah situs untuk menguji sistem keamanan situs tersebut. Jika sistem berhasil diretas, hacker biasanya akan memberikan peringatan khusus kepada pemilik situs untuk memperbaiki keamanan dari situs tersebut. Hacker juga cenderung tidak akan merubah atau mengganggu isi dari situs itu sendiri.
  2. Para peretas cenderung terbuka untuk mengajarkan ilmu-ilmunya kepada siapa saja yang ingin mempelajari bidang tersebut namun tetap mengatasnamakan kebaikan
  3. Peretas memiliki tingkat kreativitas tinggi untuk membuat sebuah program yang dapat bermanfaat bagi siapa saja
  4. Peretas akan memperdalam dan terus mempelajari dan mendalami isang sistem operasi komputer

Etika Hacker

Tidak hanya memiliki sifat khusus, para hacker juga memiliki etika tersendiri yang berlaku demi menjaga identitas dan kepentingan mereka. Mengingat ia melakukan peretasan atas dasar kebaikan, maka para peretas dirasa wajib mengetahui dan melakukan etika dasar berikut ini:

  1. Ilmu pengetahuan dan kebebasan informasi berada diatas segalanya
  2. Tidak mengambil keuntungan dari peretasan terhadap suatu sistem
  3. Mengetahui kemampuan diri sendiri sehingga tindakannya tidak melewati batas
  4. Tidak memberikan akses kepada siapapun yang ingin meretas untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau membuat kerusakan tertentu
  5. Tidak melakukan tindak pendistribusian ataupun pengumpulan sistem bajakan untuk kepentingan pribadi

Pengertian Cracker

Berbeda dengan hacker, cracker adalah seseorang yang melakukan peretasan dengan cara merusak keamanan sistem secara sengaja untuk kepentingan pribadinya. Tindakan yang biasanya dilakukan oleh cracker adalah mengubah password, menghapus data tertentu yang berada pada situs tersebut, hingga mengubah tampilan halaman situs.

Sifat Umum Cracker

Meskipun sama-sama meretas, namun cracker ternyata memiliki sifat umum yang sangat berbeda dengan hacker. Berikut ini merupakan beberapa sifat umum tersebut:

  1. Membuat program tertentu dengan tujuan merusak dan mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri, seperti membuat virus, melakukan pembobolan kartu kredit maupun rekening bank seseorang.
  2. Memiliki IP address yang tidak mampu dilacak oleh sistem keamanan
  3. Melakukan tindakannya secara berkelompok maupun sendiri

Kesimpulan

Berdasarkan pengertian dan sifat-sifat yang diutarakan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara hacker dengan cracker berada pada ideologinya. Jika cracker melakukan peretasan untuk kepentingan pribadinya dan cenderung merugikan, sedangkan peretas memiliki sifat yang sebaliknya.

Para peretas melakukan peretasan untuk memeriksa sistem keamanan sebuah situs dan biasanya para ia terbuka untuk memberikan saran terhadap kelemahan sistem keamanan situs tersebut.

Selain itu, peretas juga sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan beserta sistem operasi, sehingga mempengaruhi tindakannya yang berdasarkan kebaikan.

Sedangkan cracker memiliki kemampuan yang cukup mirip dengan hacker namun digunakan dengan tujuan perusakan atau mengambil keuntungan secara pribadi dan merugikan orang lain.

Perbedaan terakhir yang membuat keduanya sangat berbeda adalah hacker memiliki rasa tanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan sedangkan cracker cenderung tidak ingin bertanggung jawab dan memilih untuk menghindar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *