Pengertian Client dalam Aplikasi dan Pemrograman

  • Whatsapp
Pengertian Client dalam Aplikasi dan Pemrograman
Pengertian Client dalam Aplikasi dan Pemrograman

Perkembangan teknologi melesat semakin canggih, hal tersebut sangat terasa dampaknya di bidang aplikasi dan pemrograman. Karena kedua bidang tersebut, memang tidak dapat dipisahkan dari teknologi dan internet. Perkembangan tersebut membuat para penggunanya semakin efektif dan efisien, saat mengerjakan pengolahan data.

Client menjadi salah satu aspek yang sangat penting, apalagi dalam hal aplikasi. Jika tidak ada client, maka aplikasi tidak dapat dioperasikan. Namun, bagi orang awam biasanya belum bisa dikatakan sebagai client. Karena belum tentu orang tersebut akan mengakses kembali aplikasi tertentu, maka dari itu perlu beberapa proses agar seseorang dapat disebut client.

Pengertian Client

Client adalah pihak yang melakukan input terhadap aplikasi, bisa berupa komputer yang disetting untuk input permintaan pada aplikasi. Jika Anda memperhatikan kerja client dan server secara benar, maka ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan. Salah satunya, yaitu kinerja aplikasi menjadi optimal. Keberadaan aplikasi tersebut berperan penting, untuk membuat sebuah program menjadi lebih baik.

Aplikasi dan pemrograman tentunya membutuhkan client, yang selalu terhubung dalam server tersebut. Hal itu biasanya banyak digunakan di perusahaan, yang setiap harinya mengolah data penting. Adanya aplikasi, juga dapat mempermudah pekerjaan. Contohnya, dengan menginstal aplikasi pengolah data maka data akan cepat diubah menjadi informasi yang mudah dipahami.

Fungsi Client

Ada baiknya, Anda mengetahui fungsi dari client dalam aplikasi dan pemrograman. Agar Anda dapat mengoptimalkan kinerja aplikasi tersebut, serta membuat pekerjaan lebih efektif dan efisien. Berikut ini beberapa fungsi client:

  1. Mengakses data dan informasi

Fungsi utama client, yaitu melakukan akses data serta informasi pada jaringan komputer. Bisa juga dengan melakukan permintaan, yang kemudian akan disediakan laman oleh server sesuai dengan perintah yang dibuat client.

  1. Menghemat bandwith

Selain berperan sebagai pengguna aplikasi, fungsi kedua client yaitu untuk menghemat bandwith. Yaitu dengan membuat server, yang dapat menampung semua informasi dan data tertentu. Sistem ini juga dilengkapi dengan keamanan yang mumpuni, sehingga akses hanya bisa dilakukan oleh orang yang mendapat izin.

Teknologi Client dalam Komputer

Beberapa model client dalam komputer, didesain agar dapat mengikuti dan terhubung kuat dengan jaringan. Penjelasan kasarnya, yaitu ketika client melakukan permintaan terhadap website, maka server akan dengan cepat melayani dan menyediakan lama website yang dibutuhkan. Proses tersebut dikenal juga dengan istilah arsitektur client server.

Proses tersebut melibatkan beberapa komputer, atau minimal dua komputer yang berbeda. Masing-masing akan menyelesaikan tugasnya seperti menyimpan, menerima, memproses, dan lain-lain. Komputer milik client, dapat mengakses server dengan tingkatan tertentu. Intinya, proses tersebut melibatkan pertukaran informasi yang berbasis web.

Client Menjadi Bagian dari Client Server

Istilah client biasanya merujuk pada orang yang menggunakan, namun dalam IT client berarti jaringan yang berhubungan langsung melayani permintaan manusia, khususnya terhadap server. Maka dari itu, client dapat berupa apa saja yang penting manusia dapat mengakses jaringan. Seperti notebook, komputer, laptop, gadget, tablet, smartphone, dan lain sebagainya.

Teknologi GUI (graphical user interface), pengguna dapat berinteraksi dengan sistem melalui perangkat bagian client. Dimana workstationnya menggunakan program yang lebih kecil, agar dapat melakukan proses front-end. Jika sebuah aplikasi berbasis client, maka aplikasi tersebut hanya dapat diakses oleh orang yang mendapat izin dari client, dan tidak dapat diakses sembarangan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *