Pengertian Bioteknologi dan Jenis-jenis Bioteknologi

  • Whatsapp
Pengertian Bioteknologi
Pengertian Bioteknologi

Saat ini terdapat berbagai macam cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan bahkan berbagai macam bakteri dan virus. Salah satu cabang ilmu pengetahuan tersebut adalah bioteknologi. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan kata bioteknologi. Namun apakah Anda memahami apa itu bioteknologi?

Banyak orang yang mengetahui cabang ilmu ini, namun tidak banyak yang paham tentang pengertian bioteknologi dan jenis-jenis bioteknologi. Oleh karenanya, seringkali terjadi kesalahan dalam pemakaian istilah ini.

Pengertian Bioteknologi

Bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup beserta produk yang dapat dihasilkan dari makhluk hidup tersebut. Produk yang dihasilkan dari makhluk hidup pun berbagai macam jenisnya dari mulai barang hingga jasa.

Awalnya ilmu pengetahuan ini hanya berfokus pada ilmu biologi saja namun saat ini telah merambah pada bidang seperti kimia, matematika dan komputer.

Sebenarnya istilah bioteknologi sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, dan seiring berjalannya waktu mulai mengalami perkembangan dalam bidang studinya hingga saat ini. Oleh karena itu,saat ini bioteknologi tidak hanya terbatas pada salah satu bidang pengetahuan saja tetapi semakin merambah pada ilmu pengetahuan lain. Misalnya pada bidang kesehatan, pertanian hingga pangan.

Namun, perkembangan bioteknologi yang pesat tidak terlepas dari berbagai macam kontroversi yang mengikutinya. Hal ini dikarenakan bioteknologi juga memunculkan sistem kloning dan rekayasa genetika sehingga menciptakan berbagai jenis hewan, tanaman dan buah baru.

Jenis-jenis Bioteknologi

Perkembangan bioteknologi yang sangat pesat dari waktu ke waktu membuat ilmu pengetahuan ini memiliki banyak jenis cabang.  Berikut merupakan jenis-jenis cabang bioteknologi yang perlu Anda ketahui.

1. Bioteknologi Putih Abu-abu atau Dapat Juga Disebut White/Gray Biotechnology

Jenis bioteknologi yang lebih banyak digunakan dalam bidang industri seperti pembuatan sumber energi baru serta pengembangan dan produksi senyawa baru. Hal ini dilakukan dengan membuat suatu mikroorganisme baru yang lebih baik  dan efektif untuk digunakan dalam proses produksi dan pengolahan limbah industri. Selain itu juga digunakan dalam pembuatan bir dengan khamir.

2. Bioteknologi Biru atau Blue Biotechnology

Bioteknologi ini biasa digunakan dalam bidang akuatik atau perairan. Jenis bioteknologi ini ditujukan untuk pengendalian berbagai proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik. Nah, salah satu hasil dari bioteknologi yang mungkin telah Anda ketahui adalah akuakultura.

Akuakultura merupakan teknologi yang dapat menumbuhkan dan membudidayakan jenis ikan bersirip dan kerang-kerang sebagai salah satu sumber makanan. Saat ini diperkirakan sebanyak 30% ikan yang dikonsumsi manusia di seluruh dunia dihasilkan oleh teknologi akuakultur dari pengembangan bioteknologi.

3. Bioteknologi Merah atau Red Biotechnology

Jenis bioteknologi selanjutnya adalah bioteknologi merah yang mempelajari pengaplikasian bioteknologi di bidang medis. Cangkupan pengaplikasian bioteknologi jenis ini mencangkup berbagai macam aspek dari mulai tahap preventif, diagnosis, hingga pengobatan.

Salah satu contoh dari penggunaan bioteknologi ini adalah pembuatan vaksin dan obat yang dihasilkan dari pemanfaatan organisme.

4. Bioteknologi Hijau atau Green Biotechnology

Bioteknologi jenis ini lebih diperuntukan untuk bidang pertanian dan peternakan untuk menciptakan berbagai produk baru. Bidang pertanian sendiri, bioteknologi hijau biasa digunakan untuk menciptakan suatu taman yang dapat menghasilkan berbagai macam bahan pangan yang mengandung  gizi lebih tinggi dibandingkan tanaman lain yang sejenis.

Selain itu, teknologi ini juga menghasilkan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat atau senyawa yang bermanfaat untuk manusia. Sementara untuk bidang peternakan bioteknologi hijau digunakan untuk menghasilkan produk baru dari hewan.

Contohnya adalah berbagai macam hewan ternak seperti kambing, sapi, dan ayam yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan antibodi-protein protektif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *